Daftar Isi
Website bisa jadi senjata ampuh untuk UMKM, tapi sekaligus bisa jadi pintu keluar bagi calon pelanggan jika ada kesalahan. Yuk pelajari 5 kesalahan umum website UMKM dan cara memperbaikinya supaya pengunjung betah dan jadi pelanggan.
Kenapa Website UMKM Wajib Bebas dari Kesalahan
Sebelum masuk ke daftar kesalahan, penting tahu ini: website adalah “etalase” digital. Bila tampilannya lambat, sulit dipakai, atau tidak meyakinkan, pengunjung bisa langsung pindah ke kompetitor. Dampaknya: kepercayaan turun, konversi jadi rendah, dan peluang bisnis terlewat.
1. Desain & Navigasi Tidak Ramah Pengguna (UX Buruk)
Masalah: pengunjung susah menemukan menu atau informasi penting (produk, layanan, kontak). Navigasi tidak konsisten antara halaman. Tombol call-to-action tersembunyi.
Dampaknya: pengunjung kebingungan → keluar cepat → bounce rate tinggi.
Solusi:
- Gunakan menu yang jelas & konsisten (header, footer).
- Pastikan tombol penting (kontak / order / info layanan) mudah diakses dari beberapa halaman.
- Uji akses website lewat ponsel & tablet.
Contoh: sebuah warung online mungkin punya halaman produk & kontak, tapi jika tombol “Hubungi” tersembunyi di bagian bawah halaman sulit ditemukan, calon pelanggan bisa langsung pindah ke website lain.
2. Kecepatan Loading Lambat & Mobile Unfriendly
Masalah: beberapa elemen berat (gambar, script), plugin lambat, atau desain tidak responsif untuk ponsel.
Dampaknya: pengunjung ponsel frustrasi, menunggu lama atau meninggalkan laman sebelum konten muncul.
Solusi:
- Optimasi gambar (resize / compress).
- Pastikan theme / layout responsif untuk berbagai ukuran layar.
- Cek kecepatan via Google PageSpeed Insights / alat lain & perbaiki bottleneck-nya.
3. Informasi Tidak Lengkap atau Tidak Jelas
Masalah: Pengunjung tidak menemukan info penting seperti harga, deskripsi produk/jasa, cara pemesanan, lokasi, jam operasional.
Dampaknya: kebingungan → tidak yakin → tidak melakukan aksi (kontak / order).
Solusi:
- Sediakan halaman “Tentang Kami / Layanan / Produk” dengan deskripsi yang cukup.
- Cantumkan alamat lengkap, kontak yang selalu aktif.
- Jika relevan, sertakan FAQ kecil atau bagian “pertanyaan sering muncul”.
4. Tampilan Visual Kurang Menyentuh Kepercayaan Profesional
Masalah: desain tampak amatir, font tidak konsisten, warna tak serasi, foto produk / portofolio kurang berkualitas.
Dampaknya: pengunjung meragukan profesionalitas usaha → memilih pesaing yang tampilannya lebih meyakinkan.
Solusi:
- Gunakan layout & desain bersih, font & warna yang konsisten.
- Gunakan foto produk atau foto usaha berkualitas tinggi.
- Tambahkan testimoni, portofolio yang relevan.
5. Tidak Update / Tidak Ada Pemeliharaan & Keamanan Dasar
Masalah: konten usang, plugin atau CMS tidak diperbarui, tidak ada sertifikat SSL / HTTPS, link rusak.
Dampaknya: situs terlihat “ditelantarkan”, risiko keamanan, peringatan browser, kehilangan kepercayaan.
Solusi:
- Pastikan SSL terpasang & halaman versi “https”.
- Update CMS / plugin secara berkala.
- Lakukan audit konten rutin, periksa link rusak, info lama (jam operasional lama / harga lama).
Website yang Tepat, Solusi dari Semua Masalah di Atas
Banyak dari masalah di atas bisa dihindari jika website dibuat / dikelola dengan baik sejak awal, misalnya saat melakukan web development profesional:
- Struktur website yang ramah pengguna & navigasi dirancang dengan user experience (UX) yang diperhitungkan.
- Keamanan & performa diperhatikan selama pengembangan (hosting, kompresi, SSL).
- Desain visual & pengalaman branding diselaraskan dengan identitas usaha.
- Pemeliharaan rutin & support teknis setelah peluncuran.
Layanan web development profesional membantu UMKM menjalankan website yang bukan hanya “ada online”, tapi juga efektif mengubah pengunjung jadi pelanggan.
Website UMKM idealnya:
- Cepat & responsif di semua perangkat
- Menyampaikan informasi yang lengkap & jelas
- Tampil profesional & meyakinkan
- Dijaga keamanannya & selalu diperbarui
Dengan memperbaiki kesalahan-kesalahan di atas, peluang pengunjung bertahan & melakukan aksi (kontak / order) akan lebih tinggi.
-------
Masih bingung websitemu termasuk “bikin kabur pelanggan” atau nggak? Yuk ngobrol dulu sama tim Codenesia lewat WhatsApp
Gratis konsultasi, dan siapa tahu dari situ kamu nemu insight baru buat ningkatin performa websitemu.
Category: Website
Tag: Website, Tips Website
FAQ
Biasanya terlihat dari desain yang buruk, navigasi sulit, loading lambat, atau informasi kontak susah ditemukan.
Sangat penting, kecepatan lambat menyebabkan pengunjung meninggalkan situs sebelum melihat konten.
Selain menjaga data & kepercayaan pengguna, banyak browser memberi peringatan jika tidak HTTPS, yang bisa mempengaruhi keputusan pengunjung.