Photo by Haithem Ferdi on Unsplash
Daftar Isi
Pernah merasa bingung kenapa daftar Discovery Weekly di Spotify tiba-tiba penuh dengan lagu anak-anak atau genre yang sebenarnya tidak disukai? Biasanya, ini terjadi karena kita meminjamkan akun ke orang lain atau sekadar iseng mendengarkan satu lagu yang kemudian "meracuni" algoritma.
Kabar baiknya, Spotify baru saja merilis solusi untuk masalah ini. Lewat fitur terbarunya, pengguna kini bisa mengedit Taste Profile secara manual. Artinya, kontrol atas musik apa yang muncul di beranda kini sepenuhnya ada di tangan kita.
Apa Itu Taste Profile dan Kenapa Harus Diedit?
Taste Profile adalah "otak" di balik setiap rekomendasi yang diberikan Spotify. Fitur ini mencatat kebiasaan mendengarkan, artis favorit, hingga genre yang paling sering diputar. Namun, mesin tidak selalu tahu kapan kita sedang benar-benar suka sebuah lagu atau kapan kita hanya mendengarkannya secara tidak sengaja.
Dengan fitur edit manual ini, beberapa hal menyebalkan berikut bisa dihindari:
- Artis "Mantan" yang Terus Muncul: Bisa menghapus artis tertentu agar lagunya tidak lagi mampir di daftar putar otomatis.
- Genre yang Salah Alamat: Jika akun sering dipakai anak untuk mendengarkan lagu balita, genre tersebut kini bisa "dibuang" dari profil selera.
- Eksperimen Musik yang Gagal: Pernah mencoba mendengarkan genre heavy metal lalu menyesal karena algoritma jadi berubah? Sekarang tinggal hapus saja dari riwayat selera.
Langkah Praktis Mengatur Ulang Selera Musik
Fitur ini dirancang agar mudah digunakan. Pengguna cukup masuk ke menu pengaturan profil dan mencari opsi "Taste Profile". Di sana, akan muncul daftar artis dan genre yang selama ini dianggap sebagai favorit oleh sistem.
- Hapus Artis Tertentu: Cukup pilih artis yang ingin dieliminasi, dan Spotify akan berhenti memprioritaskan mereka dalam campuran lagu harian.
- Kecualikan dari Rekomendasi: Fitur ini berbeda dengan tombol "Mute" artis; mengedit profil selera lebih fokus pada bagaimana algoritma belajar, bukan sekadar memblokir lagu.
Insight: Mengapa Spotify Melakukan Ini Sekarang?
Langkah Spotify ini bukan tanpa alasan. Di tahun 2026, persaingan layanan streaming musik bukan lagi soal siapa yang punya lagu paling banyak, tapi siapa yang paling mengenal pengguna.
- Personalisasi adalah Kunci: Dengan memberikan kendali manual, Spotify memastikan pengguna tidak merasa "terjebak" oleh algoritma mereka sendiri.
- Akurasi Data: Data yang bersih berarti rekomendasi yang lebih baik. Rekomendasi yang tepat membuat pengguna betah berlama-lama di dalam aplikasi, yang pada akhirnya meningkatkan loyalitas.
Tips Actionable: > Cek profil selera secara berkala, setidaknya sebulan sekali. Hapus tren musik sesaat yang tidak lagi disukai agar Daily Mix tetap segar dan sesuai dengan suasana hati saat ini.
Category: Tren Teknologi
Tag: Spotify
FAQ
Tidak sepenuhnya sama. Menghapus dari Taste Profile berarti memberi tahu algoritma untuk berhenti merekomendasikan artis tersebut. Namun, lagu mereka tetap bisa dicari dan diputar secara manual
Biasanya perubahan tidak instan. Algoritma membutuhkan waktu beberapa jam hingga satu hari untuk memperbarui daftar putar seperti Discovery Weekly atau Release Radar setelah profil diedit
Ya, Spotify berencana meluncurkan pembaruan ini baik untuk pengguna Spotify Free maupun Premium secara bertahap di seluruh dunia